UU Cipta Kerja Gak Ngaruh di Waykanan

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Waykanan Arie Anthony Thamrin menyatakan tak merisaukan Omnibus Law Cipta Kerja.

Alasannya, angkatan kerja mereka hanya mencapai 247 ribu orang dengan jumlah pengangguran terbuka 8.909 jiwa, berdasar data 2019 lalu.

Hal yang menurutnya perlu dicarikan solusi bersama adalah peningkatan kualitas SDM di bidang ketenagakerjaan ketimbang merisaukan pemberlakuan undang-undang tersebut.

Apalagi pihaknya bersama kementerian tenaga kerja dan polri telah membahas soal UU Cipta Kerja ini saat berbentuk rancangan.

Seperti diketahui enam fraksi di legislatif menyetuju RUU Cipta Kerja disahkan menjadi undang-undang. 

Sementara dua fraksi, PKS dan Demokrat menolak. Sedangkan Fraksi PAN menerima dengan catatan.

Pada sisi lain, serikat buruh menganggap ada beberapa pasal dalam aturan itu yang dinilai merugikan pekerja.

Lantaran menghapus ketentuan upah minimum di kabupaten/kota, dan juga dapat menurunkan jumlah pesangon.