ternyata unila sarat masalah

SEORANG OKNUM DOSEN FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS LAMPUNG / DISIDANGKAN DAN DIDAKWA MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENIPUAN DENGAN MODUS PERCALOAN PERPINDAHAN FAKUKTAS / IA PUN TERANCAM MENJALANI HUKUMAN MAKSIMAL SELAMA EMPAT TAHUN //

BELUM USAI SATU PERSOALAN TERKAIT KEGIATAN KAMPUS //

KINI CIVITAS AKADEMIKA UNIVERITAS LAMPUNG KEMBALI HARUS MENANGGUNG MALU LANTARAN TERDAPAT OKNUM DOSENNYA YANG TERSANDUNG MASALAH HUKUM //

ADALAH W – K / YANG TERCATAT SEBAGAI SEORANG DOSEN DI FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS LAMPUNG / HARUS DIDUDUKAN DIHADAPAN MAJELIS HAKIM SEBAGAI SEORANG TERDAKWA / DALAM PERSIDANGAN PERKARA TINDAK PIDANA PENIPUAN DAN PENGGELAPAN //

OLEH JAKSA / W – K DI JERAT DENGAN PASAL 3-7-8 K-U-H-P TENTANG PENIPUAN / SERTA PASAL 3-7-2 K-U-H-P TENTANG PENGGELAPAN / JUNTO PASAL 55 AYAT – 1 KE – 1 K-U-H-P / DENGAN ANCAMAN HUKUMAN PIDANA PENJARA MAKSIMAL SELAMA EMPAT TAHUN //

W – K DIDAKWA TELAH MELAKUKAN PENIPUAN KEPADA M – D / DENGAN MODUS PERCALOAN PERPINDAHAN FAKULTAS ANAK PEREMPUANNYA A – S / YANG SAAT ITU TENGAH BERKULIAH DI FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS LAMPUNG /

KETIKA ITU BERNIAT UNTUK BERPINDAH KE FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG //

ATAS KEINGINAN DARI KORBAN / TERDAKWA W – K PUN MENYANGGUPINYA DENGAN PERMINTAAN AWAL SEBAGAI BIAYA PINDAH FAKULTAS SEBESAR 100 JUTA RUPIAH /

DAN SELANJUTNYA DISERAHTERIMAKAN OLEH KEDUANYA DI SEBUAH RUMAH MAKAN DI WILAYAH KEDATON / BANDAR LAMPUNG //

KETIKA KEDUANYA BERTEMU DI RUMAH MAKAN TERSEBUT / TERDAKWA MEMINTA TAMBAHAN BIAYA KEMBALI KEPADA KORBAN DENGAN TOTAL 150 JUTA RUPIAH / DENGAN ALASAN UANG TERSEBUT ADALAH PERMINTAAN DARI PIHAK FAKULTAS KEDOKTERAN / SEBAGAI BIAYA ADMINISTRASI PERPINDAHAN FAKULTAS //

NAMUN DUA BULAN BERSELANG SETELAH PERTEMUAN KEDUANYA / W – K PUN MENGHUBUNGI KORBAN M – D UNTUK MEMINTA KEMBALI BIAYA TAMBAHAN SEBESAR 500 JUTA RUPIAH / DENGAN ALASAN PERMINTAAN DARI FAKULTAS AGAR PROSES PEMINDAHAN TERSEBUT DAPAT DISEGERAKAN / NAMUN HANYA SEBESAR 250 JUTA RUPIAH YANG DAPAT DIREALISASIKAN OLEH KORBAN //

BEBERAPA HARI SETELAHNYA / TERDAKWA PUN MENYAMBANGI KEDIAMAN KORBAN DITEMANI SEORANG STAF PUSKOM UNIVERSITAS LAMPUNG BERNAMA NILAMTO / UNTUK MEMBERITAHUKAN BAHWA ANAK PEREMPUAN KORBAN TIDAK BERHASIL DIPROSES UNTUK BERPINDAH FAKULTAS DI TAHUN 2017 TERSEBUT / NAMUN AKAN DIUSAHAKAN PADA SEMESTER BERIKUTNYA DI TAHUN 2018 //

AKAN TETAPI LANTARAN TELAH MERASA KESAL / KORBAN PUN URUNG UNTUK MEMINDAHKAN ANAKNYA KE FAKULTAS KEDOKTERAN MELALUI TERDAKWA / SEHINGGA UANG YANG TELAH DIBERIKAN DIMINTA KEMBALI OLEH KORBAN SELURUHNYA / DAN DIJANJIKAN AKAN DIKEMBALIKAN PADA BULAN MARET 2018 OLEH TERDAKWA W – K //

NAMUN SETELAH BULAN YANG DIJANJIKAN TERDAKWA TIBA / UANG TERSEBUT BELUM JUGA DISERAHKAN KE KORBAN / SEHINGGA KORBAN M – D PUN MELAPORKAN OKNUM DOSEN TERSEBUT KE PIHAK YANG BERWAJIB //

SEBENARNYA BUKAN BARU KALI INI SAJA TERDAKWA W – K BER-URUSAN DENGAN HUKUM / SEBELUMNYA PADA JANUARI 2019 LALU DIRINYA PERNAH MENDAPATKAN VONIS PENJARA SELAMA SATU TAHUN DARI HAKIM PENGADILAN NEGERI TANJUNG KARANG //

RENTETAN PERKARA TADI SEOLAH MENUNJUKAN BAHWA KAMPUS HIJAU INI SELALU DIRUNDUNG MASALAH //

MENGINGAT TERDAPAT LAGI PERSOALAN GUGATAN PERDATA ANTARA UNILA OLEH YAYASAN PEMBINA UNIVERSITAS LAMPUNG / TERKAIT SENGKETA KEPEMILIKAN ASET GEDUNG SEKOLAH //

HINGGA PROTES PARA MAHASISWANYA ATAS UANG KULIAH TUNGGAL / YANG DITETAPKAN OLEH PIHAK REKTORAT UNVERSITAS LAMPUNG / LANTARAN DIANGGAP MEMBERATKAN DI MASA PANDEMI COVID-19 INI ///