Pasar Cendrawasih Seolah Aib Bagi Metro

Begitulah kira-kira anggapan masyarakat Metro terhadap keberadaan Pasar Cendrawasih.

Selain bermasalah secara hukum kondisi pasar ini juga sepi.

Karena pembeli dan penjualnya bisa dihitung jari.

Kemungkinan hal itulah yang membuat pengelolanya mematikan fasilitas tangga jalan di gedung senilai Rp3,7 miliar tersebut.

Pada sisi lain, pasar yang dibangun sejak 2018 oleh Pemkot Metro terindikasi bermasalah secara hukum terkait pengerjaanya.

Bahkan dalam waktu dekat phak kejaksaan akan melimpahkan berkas perkaranya ke pengadilan.

Setelah BPKP Lampung menerbitkan hasil audit, perihal potensi kerugian negara yang ditimbulkan karenanya.

Sejauh ini, penuntut umum sudah memeriksa 10 orang terkait proyek Pasar Cendrawasih tersebut.