Nurdin Habim Wantiwanti Budi Utomo

Juru Bicara Panitia Kerja DPRD Lampung Utara Nurdin Habim mengingatkan Pelaksana Tugas Bupati setempat Budi Utomo menuntaskan selisih pajak penerangan jalan yang belum disetorkan pada pemerintah dari PLN senilai Rp35 miliar.

Karena bila hal ini dibiarkan berlarut-larut, akan ada sangkaan penggelapan terhadap uang rakyat tersebut.

Mengingat PLN baru menyetorkan Rp18 miliar dari tagihan Rp53,7 miliar 2019 pada Pemkab Lampung Utara.

Pada sisi lain, pihak DPRD telah melakukan pengusutan terkait hal ini dengan memanggil sejumlah pihak untuk hearing.

Dan menemukan sejumlah kejanggalan karena data jumlah pelanggan selalu berubah-ubah.

Pertama disebutkan terdapat 91.867 pelanggan.

Yang terdiri dari 87.825 pelanggan rumah tangga, 2.075 pelanggan sosial (rumah ibadah), 1.858 pelanggan bisnis, 37 pelanggan industri, 71 pelanggan listrik dari pemerintah, 1 pelanggan listrik tarif premium.

Padahal sempatvterlontar bahwa jumlah pelanggan yang ada 140 ribuan.

Sehingga terdapat selisih sekitar 50.000 ribu pelanggan.

Hal ini dilontarkan Nurdin Habim saat rapat paripurna pembahasan rancangan perubahan kebijakan umum anggaran dan rancangan perubahan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2020, Kamis 24 September 2020//
Menaggapi hal ini, Budi Utomo menyatakan akan membahasnya dengan instansi terkait //