Komjak Mungkinkan Kasus Dishub Tanggamus Diusut Lagi

PENGHENTIAN PENYELIDIKAN KASUS DUGAAN KORUPSI FEASIBILITY STUDY JALUR KERETA API DAN PENGADAAN LAMPU PENERANGAN JALAN TANGGAMUS / BERBUNTUT PADA PERMINTAAN KLARIFIKASI KOMISI KEJAKSAAN KE KEJATI LAMPUNG / HAL TERSEBUT DIKARENAKAN PENANGANAN DUGAAN KASUS KORUPSI DI TANGGAMUS ITU TELAH MENJADI PERHATIAN PUBLIK ///

KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA MENINDAK LANJUTI LAPORAN MASYARAKAT / TERKAIT DIBERHENTIKANNYA PENYELIDIKAN KASUS DUGAAN KORUPSI DALAM PROYEK PENGADAAN LAMPU PENERANGAN JALAN / SERTA FEASIBILITY STUDY JALUR KERETA API PRINGSEWU TANGGAMUS PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN TANGGAMUS / YANG TERJADI PADA TAHUN ANGGARAN 2016 LALU //

DALAM HAL INI / KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA MEMBENARKAN BAHWA PENGHENTIAN PENYELIDIKAN KASUS TERSEBUT / MERUPAKAN SALAH SATU YANG MENYITA PERHATIAN MASYARAKAT / SEHINGGA DIRASA PERLU UNTUK DIMINTAI KLARIFIKASI KEPADA JAKSA YANG MENANGANI KASUS LANTARAN TURUT MENYERET NAMA SEORANG PEJABAT DI PEMKAB TANGGAMUS TERSEBUT //

DARI HASIL WAWANCARA YANG DILAKUKAN KOMISI KEJAKSAAN / DIDAPATI BAHWA PENGHENTIAN PENYELIDIKAN KASUS YANG DILAKUKAN OLEH PIHAK KEJAKSAAN NEGERI TANGGMUS SUDAH SESUAI / SEBAB DARI KETERANGAN AHLI JUGA TURUT MENYATAKAN / BAHWA TIDAK ADA PERBUATAN MELAWAN HUKUM DALAM PELAKSANAAN PROYEK TERSEBUT //

IBNU MAZJAH SELAKU ANGGOTA KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA JUGA MENEGASKAN / BAHWA KASUS INI DAPAT SAJA DILANJUTKAN PENYELIDIKANNYA KEMBALI / JIKA NANTINYA DITEMUKAN ADA BUKTI – BUKTI YANG BARU //

DIKETAHUI SEBELUMNYA DUGAAN KORUPSI DUA PROYEK PENGADAAN DI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN TANGGMUS TERSEBUT / MENCUAT SETELAH ADANYA LAPORAN DARI MASYARAKAT TENTANG LAMPU JALAN YANG DIDUGA TIDAK SESUAI SPEK / YANG PENGADAANNYA SENDIRI TELAH MENELAN ANGGARAN SEBESAR TIGA KOMA DUA MILIAR RUPIAH //

SEMENTARA DUGAAN KORUPSI PADA PROYEK FEASIBILITY JALUR KERETA API PRINGSEWU TANGGAMUS / DIDAPATI SETELAH MEMBACA DRAFT LAPORAN AKHIR STUDI KELAYAKAN JALUR KERETA API TERSEBUT / YANG TERTUANG DALAM BENTUK BUKU SETEBAL 36 HALAMAN / DENGAN ANGGARAN SEBESAR 390 JUTA RUPIAH //

DALAM BUKU HASIL PENELITIAN TERSEBUT / TERLIHAT TIDAK TERDAPATNYA KETERANGAN PENANGGUNG JAWAB PELAKSANA KAJIAN / SERTA DIDUGA ISI BUKU TERSEBUT HANYA SEBUAH KARANGAN COPY PASTE DARI DATA PEMERINTAH YANG SUDAH ADA ///