Ketut Erawan akan Dipolisikan

MENANGGAPI UCAPAN SEORANG ANGGOTA KOMISI SATU DPRD LAMPUNG DALAM SESI WAWANCARANYA / KUASA HUKUM DARI PIHAK KORBAN PIDANA PENGGELAPAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK KETUT ERAWAN / MENILAI ADA DUGAAN PENGGIRINGAN OPINI DARI UCAPAN KETUT ERAWAN TERSEBUT / KORBAN MENYATAKAN AKAN SEGERA MENGAMBIL LANGKAH HUKUM JIKA UCAPAN KETUT ERAWAN TIDAK DAPAT DIBUKTIKAN ///

TERKAIT UCAPAN KETUT ERAWAN DALAM SESI WAWANCARANYA YANG DITAYANGKAN OLEH F-S-T-V PADA SABTU 05 SEPTEMBER LALU / YANG MENYEBUTKAN BEBERAPA POIN TENTANG KEJANGGALAN PERKARA PENGGELAPAN YANG MENYERET ANAKNYA K – H MENJADI TERDAKWA / DINILAI TELAH MELAKUKAN PENGGIRINGAN OPNINI OLEH PIHAK KORBAN //

DALAM UCAPANNYA KEPADA REPORTER F-S-T-V / KETUT ERAWAN MENJELASKAN DUDUK PERKARA YANG KETERANGANNYA DIDAPAT DARI ANAK DAN MENANTUNYA / YANG MENYEBUT BAHWA PENYEBAB PERKARA INI ADALAH PERJANJIAN YANG TIDAK JELAS ANTARA KORBAN DAN MENANTUNYA / DAN TIDAK SEHARUSNYA MENJADI PERKARA TINDAK PIDANA / SERTA MENJELASKAN SAHAM MILIK F – R DALAM BISNIS ITU YANG DISEBUT OLEH ANGGOTA KOMISI SATU DPRD LAMPUNG TERSEBUT / SEBANYAK 400 JUTA RUPIAH //

KETUT ERAWAN PUN DALAM PERNYATAANNYA / MENGATAKAN BAHWA ANAK DAN MENANTUNYA DALAM PROSES KASUS TERSEBUT DI KEPOLISIAN / TIDAK PERNAH MENDAPAT PANGGILAN SATU DAN DUA / YANG TIBA – TIBA SAJA DIPANGGIL SECARA PAKSA //

HAL TERSEBUT DIPERTANYAKAN OLEH KUASA HUKUM M – B / LANTARAN DALAM PRA-PERADILAN PENGADILAN NEGERI TANJUNG KARANG MEMENANGKAN PIHAK POLRESTA BANDAR LAMPUNG / DAN KINI SEDANG MENYIDANGKAN PERKARA PENGGELAPAN TERSEBUT //

PIHAK M – B PUN MERASA BAHWA UCAPAN DARI KETUT ERAWAN TENTANG HARTA / TAHTA DAN WANITA / TIDAK BERDASAR DAN TERKESAN DAPAT MEMBUAT NAMA BAIK KORBAN MENJADI TERCEMAR / MAKA DARI ITU KADER P-D-I-P LAMPUNG TERSEBUT DITANTANG UNTUK MEMBUKTIKAN KEBENARAN SELURUH UCAPANNYA / KARENA JIKA TIDAK MAKA HAL TERSEBUT AKAN SEGERA DI LANJUTKAN KE TAHAPAN HUKUM SELANJUTNYA //