Kehadiran Sopir Terdakwa Korupsi Lamsel Sempat Ditolak

Penasehat Hukum 2 Terdakwa Korupsi Lampung Selatan HH dan SY sempat menolak kehadiran Eka Apriyanto mengingat yang bersangkutan berprofesi sebagai sopir salah satu terdakwa.

Dia adalah 1, dari 6 orang saksi, yang diajukan pada persidangan terkait fee proyek Pemkab Lampung Selatan di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Rabu 7 April 2021.

Namun, Jaksa KPK Taufiq Ibnugroho yang mengajukan berpendapat lain sehingga Hakim Efiyanto pun setuju atas kehadirannya.

Sementara itu, lima saksi lainnya adalah
Wahyu Lesmono rekanan dari proyek Dinas PUPR Lampung Selatan.

Lalu, Imam Sudrajat sebagai Direktur CV Jaya, Firmansyah Direktur PT Sahid Brother, serta dua orang wiraswasta, Nusantara dan Farhan Wahyudi.

Mereka menjelaskan aliran fee proyek senilai Rp2 miliar lebih melalui HH, selaku Kadis PUPR Lampung Selatan ketika itu dan SY mantan Kasubbag Keuangan pada dinas tersebut, antara tahun 2017 hingga 2018 lalu.