Dana Covid-19 Lampung Susut

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Lampung Minhairin mengungkapkan alokasi anggaran untuk penanggulangan Covid-19 tersisa Rp123 miliar lagi atau telah terserap 50 persen.

Setelah sebelumnya Pemprov Lampung melalui SK Gubernur Nomor: 900/1210/VI.01/2020 mengalokasikan Rp246 miliar.

Diperuntukan bagi penanganan kesehatan Rp181 miliar; dampak ekonomi Rp26,9; social safety net Rp17,7 miliar.

Serta, Rp20,4 miliar bagi Rumah Sakit Bandar Negara Husada dan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek.
Sebelumnya, pada Juni 2020 lalu, pihak Pemprov, BPKP, dan Kejati, telah menandatangai nota kesepahaman pendampingan dan akuntabilitas terkait penggunaan Rp246 miliar ini.

Yang bersumber dari belanja langsung Rp20,4 miliar, dana insentif daerah Rp18,7 miliar, cukai tembakau Rp558 juta, dan PAD Rp1,1 miliar.

Belanja langsung tak terduga Rp15 miliar, juga dari efisiensi belanja langsung Rp116,6 miliar; hibah Rp8,1 miliar; dan kas daerah Rp86,1 miliar.