Aan Subhan Terbukti Aniaya Santri Tanjungkarang Timur

SEORANG WARGA LABUHAN RATU / BANDAR LAMPUNG / DISIDANGKAN DAN DIDAKWA TELAH MELAKUKAN PENGANIAYAAN TERHADAP SEORANG SANTRI / IA PUN DIVONIS PENJARA SELAMA SATU BULAN LIMA BELAS HARI ///

A-AN SUBHAN / DISERET KE MEJA HIJAU LANTARAN DIDAKWA TELAH MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAP SANTRI DI SEBUAH PONDOK PESANTREN DI BANDAR LAMPUNG / DENGAN MELAKUKAN PEMUKULAN DAN MENGINJAK – INJAK HINGGA MENYEBABKAN MEMAR DAN LUKA //

OLEH KARENA PERBUATANNYA / OKNUM HAJI INI / DIJERAT DENGAN PASAL 76- C JUNTO PASAL 80 AYAT – 1 DAN – 2 / UNDANG – UNDANG R-I NOMOR 17 TAHUN 2016 / TENTANG PENETAPAN PERPU NOMOR – 1 TAHUN 2016 / TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG – UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK //

DENGAN VONIS HAKIM YAITU HUKUMAN PENJARA SELAMA SATU BULAN LIMA BELAS HARI / DAN DIKENAKAN PIDANA DENDA SEBANYAK LIMA JUTA RUPIAH / DENGAN SUBSIDAIR DENDA YAITU HUKUMAN PENJARA SELAMA SATU BULAN //

DIKETAHUI DALAM DAKWAAN YANG DIBACAKAN OLEH JAKSA / TERDAKWA MELAKUKAN PERBUATANNYA PADA FEBRUARI 2020 KEMARIN / YANG DILAKUKAN DI SEBUAH PONDOK PESANTREN YANG TERLETAK DI TANJUNG KARANG TIMUR / KOTA BANDAR LAMPUNG //

KETIKA ITU TERDAKWA MENEMUI ANAKNYA YANG BELAJAR DIPONDOK TERSEBUT / DAN MENDENGAR KELUHAN DARI ANAKNYA TENTANG PEMUKULAN YANG DILAKUKAN OLEH KAKAK KELASNYA / LANTARAN BEREBUT OLEH – OLEH TITIPAN TERDAKWA //

LANTARAN TAK TERIMA BUAH HATINYA MENGALAMI KEKERASAN / TERDAKWA PUN SEGERA MENGHAMPIRI R-A YANG DITUDUHKAN TELAH MENGANIAYA ANAKNYA TERSEBUT / SELANJUTNYA TANPA BASA – BASI LAGI TERDAKWA LANGSUNG MENGHANTAMKAN BOGEM MENTAH KE WAJAH KORBAN / SERTA MELAKUKAN PENGANIAYAAN HINGGA KORBAN MENGALAMI LUKA ///