12 Saksi BOK Lampura Akui Dipotong 10%

12 ORANG SAKSI DIHADIRKAN DALAM SIDANG LANJUTAN PERKARA KORUPSI DANA B-O-K KABUPATEN LAMPUNG UTARA / YANG TERJADI PADA TAHUN ANGGARAN 2017 – 2018 // DALAM KETERANGANNYA / KE-DUABELAS SAKSI MEMBENARKAN BAHWA TERDAPAT POTONGAN SAAT PENCAIRAN OLEH NOVRIDA NUNYAI SELAKU BENDAHARA DINAS KESEHATAN ///

SIDANG LANJUTAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN LAMPUNG UTARA TAHUN ANGGARAN 2017 – 2018 / KEMBALI DIGELAR DI PENGADILAN NEGERI TIPIKOR TANJUNG KARANG / DENGAN AGENDA MENDENGARKAN KETERANGAN SAKSI //

DALAM SIDANG KALI INI SEBANYAK 12 SAKSI BERSTATUS SEBAGAI BENDAHARA PUSKESMAS DIHADIRKAN UNTUK DIMINTAI KETERANGANNYA / TERKAIT PEMOTONGAN DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN YANG DILAKUKAN OLEH M – N SELAKU KEPALA DINAS KESEHATAN LAMPUNG UTARA //

DARI KETERANGAN SELURUH SAKSI YANG DIHADIRKAN / DIDAPATI KETERANGAN BAHWA BENAR PADA TAHUN 2017 – 2018 / TERDAPAT POTONGAN SEBESAR 10 PERSEN DI SETIAP PENCAIRAN DANA YANG DILAKUKAN OLEH NOVRIDA NUNYAI SELAKU BENDAHARA PENGELUARAN DINAS KESEHATAN LAMPUNG UTARA / YANG KEMUDIAN UANG TERSEBUT DISETORKAN KE TERDAKWA //

DIKETAHUI SEBELUMNYA KEPALA DINAS NON AKTIF INI / DISANGKAKAN MENGGUNAKAN PASAL 2 AYAT – 1 / PASAL 3 SERTA PASAL 12 HURUF – F / JUNTO PASAL 18 AYAT – 1 HURUF – B / UNDANG – UNDANG R – I NOMOR 31 TAHUN 1999 / TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI //

SEBAGAIMANA TELAH DIUBAH DAN DITAMBAH DENGAN UNDANG – UNDANG R – I NOMOR 20 TAHUN 2001 / TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG – UNDANG R – I NOMOR 31 TAHUN 1999 / TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI / JUNTO PASAL 64 AYAT – 1 K-U-H-P //

DALAM DAKWAANNYA / PERBUATAN KORUPSI TERSEBUT TELAH DILAKUKAN OLEH MAYA METISSA SEJAK TAHUN ANGGARAN 2017 / HINGGA PADA TAHUN ANGGARAN 2018 / DENGAN CARA MEMOTONG SETIAP DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN YANG DITERIMA OLEH 27 PUSKESMAS YANG ADA DI LAMPUNG UTARA //

DALAM PERKARA INI / MAYA METISSA DIBANTU OLEH BENDAHARA PENGELUARAN DINAS KESEHATAN BERNAMA NOVRIDA NUNYAI / TELAH DENGAN SENGAJA MEMOTONG DANA B-O-K SEBESAR 10 PERSEN UNTUK SETIAP PENCAIRAN / HINGGA MENGAKIBATKAN KERUGIAN NEGARA SEBESAR DUA KOMA SATU MILIAR RUPIAH //

ATAS PERBUATANNYA / KEPALA DINAS KESEHATAN NON AKTIF LAMPUNG UTARA INI TERANCAM UNTUK MENJALANI PIDANA PENJARA PALING LAMA SELAMA 20 TAHUN / DENGAN ANCAMAN PIDANA DENDA SEBESAR SATU MILIAR RUPIAH ///