Wiluyo Kusdwiharto Prediksi Suplai Listrik Lampung Segera Normal

BANDAR LAMPUNG – Direktur bisnis PLN regional sumatera Wiluyo Kusdwiharto memprediksi kondisi kelistrikan Lampung normal dalam waktu dekat. Wiluyo Kusdwiharto, didampingi Kepala Divisi Operasi PLN Regional Sumatera, Supriyadi mengunjungi beberapa unit PLN di Provinsi Lampung, Rabu 26 September 2018.

Kunjungan diawali dengan tatap muka dengan pegawai se-regional Lampung, yang berlangsung di Kantor PLN Distribusi Lampung. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai PLN di Provinsi Lampung, karena di tengah kondisi kelistrikan Lampung yang sedang krisis saat ini, seluruh pegawai masih bersemangat untuk bekerja.

Kondisi kelistrikan Lampung diprediksi akan normal kembali menyusul PLTU Tarahan dan Sebalang yang mulai masuk sistem Lampung kembali.

Sementara itu, General Manager PLN Distribusi Lampung, Julita Indah,  di acara itu menjelaskan, Provinsi Lampung mengalami defisit daya mencapai 181 MW. Namun saat ini juga sekitar pukul 21.45 WIB, PLTU Sebalang mulai masuk ke sistem Lampung.

Ditargetkan Rabu malam kemarin  PLTU Sebalang unit 1 mampu menyuplai 60 MW dan PLTU Tarahan unit 4 juga masuk sistem sebesar 85 MW, sehingga diprediksi daya mampu pembangkit akan meningkat menjadi 678 MW dan didukung dengan transfer interkoneksi Sumbagsel sebesar 320 MW diharapkan dapat memenuhi kebutuhan listrik provinsi Lampung yang diprediksi sebesar 987 MW.

Di akhir sesi, PLN melalui Yayasan Baitul Maal PLN Distribusi Lampung memberikan santunan kepada yatim piatu dari Yayasan Kemala Puji dan bantuan sebesar Rp50.000.000 untuk Pondok Tahfidz Imam Syafi’i.

Acara kemudian dilanjutkan di kompleks kantor PLN Sektor Pengendalian Pembangkitan Bandar Lampung.

Pada kesempatan itu, Wiluyo meresmikan Gedung Managing Center PLTA Besai dan Batutegi.

“Dengan beroperasinya gedung ini, PLTA Besai dan Batutegi dapat dimonitor secara terpusat di kantor ini,” ungkap Wiluyo.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau PLTU Tarahan dan PLTU Sebalang, dan kegiatan di akhiri dengan makan durian bersama. (*)