Warga Teluk Bertahan di Gubernuran

Naiknya status gunung anak krakatau pasca tsunami pada level waspada mengakibatkan ribuan warga di Pesisir Teluk Lampung, Bandarlampung, memilih bertahan di Kantor Gubernur.

Sementara stok bantuan untuk para pengungsi diperkirakan mencukupi untuk dua hari kedepan.

Warga sekitar Teluk Lampung Di Bandarlampung khawatir akan terkena dampak tsunami susulan dan musibah baru berupa hujan batu dan abu vulkanik dari anak gunung krakatau memilih tetap bertahan di pengungsian hingga dinyatakan aman.

Pasalnya pada 27 desember kemarin bmkg menaikan status dari waspada ke siaga, membuat kekawatiran warga bertambah.

Teri, warga gudanglelang, mengatakan dirinya tidak tahu hingga kapan bertahan di pengungsian.
Menurutnya dirinya akan pulang ke rumahnya sampai pemerintah menyatakan aman.

Sementara itu Ketua Tim Relawan Tagana Lampung Ferius Gunadi mengatakan para pengunsi bertambah setelah dinyatakan siaga oleh BMKG.

Namun pada siang hari mereka tetap menjalankan aktifitasnya di rumah.

Terkait stok di posko utama Ferius mengungkapkan masih membutuhkannya terutama keperuan bayi. Saat ini di posko utama hanya tersedia kebutuhan pangan untuk orang dewasa. Namun di perkirakan stok tersebut hanua bertahan hingga dua hari kedepan. (*)