Warga Rajabasajaya Terima 967 SHM

BPN telah membagikan sebanyak 967 sertifikat hak milik tanah kepada masyarakat dalam program PTSL pemerintah pusat tahun 2017 di Kelurahan Rajabasajaya, Kecamatan Rajabasa, Bandarlampung.

Belum adanya jaminan kepastian hukum atas tanah seringkali memicu terjadinya sengketa dan perseteruan atas lahan di berbagai wilayah di Indonesia.

Yaitu di kalangan masyarakat, baik antar keluarga. bahkan tak jarang pula sengketa lahan juga terjadi antar pemangku kepentingan di kalangan pengusaha, BUMN dan pemerintah.

Hal ini membuktikan arti penting keberadaan sebagai tanda bukti hukum atas tanah yang dimiliki. Namun, lambannya proses pembuatannya selama ini menjadi pokok perhatian pemerintah.

Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, pemerintah melalui kementerian ATR/BPN telah meluncurkan program prioritas nasional berupa percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap atau PTSL.

Hal ini tentunya membuat masyarakat Kelurahan Rajabasajaya berbondong-bondong menuju kantor kelurahan untuk mendapatkannya. Sebanyak 967 sertifikat tanah telah dibagikan kepada masyarakat sejak jumat pagi kemarin.

Lurah Rajabasajaya, Muhammad Tharmizi merasa bersyukur karena pembagian sertifikat tanah kepada warganya berlangsung aman dan lancar.

Dia berharap agar masyarakat yang mendapatkan sertifikat tanah bisa menggunakan sertifikat tanah yang berbadan hukum sah ini dengan baik dan bisa mendorong mereka yang melakukan usaha.

Sementara, anggota pokmas wawan kurniawan berharap agar masyarakat yang belum mendapatkan sertifikat tanah untuk bersabar.

Pokmas dan BPN terkait akan berupaya secepat mungkin agar bulan maret 2019 bisa segera terealisasikan. (*)