Warga Eks Pasar Demo di PN

Puluhan warga yang tergabung dalam komite tolak penggusuran Pasar Griya, Senin pagi mendatangi Pengadilan Negeri Tanjung Karang. Dalam orasinya, mereka menuntut haknya sebagai warga negara, yang merasa diperlakukan sewenang – wenang oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung pada 2018.

Dalam orasinya, para warga ini meminta haknya sebagai warga negara agar dapat segera dipenuhi oleh pemerintah sesuai dengan undang – undang 45, terkait terjaminnya hak dasar untuk hidup, tempat tinggal yang layak, pendidikan layak, dan pekerjaan layak.

Diketahui polemik ini bermula saat peristiwa penggusuran Pasar Griya Sukarame, yang akan dialihfungsikan menjadi lahan pembangunan Gedung Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, yang pada saat itu terjadi perlawanan oleh para warga pasar griya, yang dianggap warga ilegal oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung .

Pasca peristiwa tersebut, terjadilah proses mediasi antar kedua belah pihak, dengan janji dari Pemkot Bandar Lampung yang akan merelokasi para warga ke rusun milik Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Namun hingga kini rumah susun yang dijanjikan tak kunjung jua ada kabarnya, sehingga warga eks pasar griya ini melanjutkan perkara tersebut ke meja hijau, dan kini tengah berjalan proses persidangannya. (*)