Warga Depok Antar Sabu 2 Kg ke Lampung

Seorang warga Pancoran Mas Kota Depok , disidangkan lantaran menjadi kurir sabu sebanyak 2 kilogram, dengan agenda sidang yaitu pembacaan tuntutan jaksa, hukuman 19 tahun penjara.

Dwi Adelianto, harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjung Karang, untuk mendengarkan tuntutan yang dibacakan oleh jaksa terhadap dirinya.

Dia terancam penjara 19 tahun, dan diwajibkan membayar denda 1 milyar rupiah, dengan subsidair denda yaitu 6 bulan kurungan penjara.

Pria berusia 28 tahun ini, sebelumnya didakwa telah melanggar pasal 114 dan 132, dengan perannya yang sebagai kurir narkotika jenis sabu, yang ia bawa dari daerah jawa barat sebanyak 2 kilo lebih, atas perintah seorang bernama broto yang ia terima dari seorang bernama ruli di sebuah rumah makan di daerah cikampek.

Barang haram tersebut, selanjutnya ia antarkan ke Lampung untuk diserahkan kepada Rahman Hakim Hasibuan yang ini menjadi DPO BNNP Lampung.

Namun setibanya di lokasi yang telah disepakati, terdakwa dwi adelianto yang sebelumnya telah diincar oleh petugas, tertangkap sebelum melarikan diri bersama sang pemesan sabu tersebut.

Sementara sidang lanjutan akan digelar kembali pada pekan depan, dengan agenda sidang yaitu pembacaan nota pembelaan terdakwa, yang diharapkan dapat meringankan hukumannya yang akan diputuskan oleh majelis hakim nanti. (*)