Wahyu Lesmono Tiba-tiba Jadi Saksi Sidang Fee Proyek Lamsel

Sidang perkara korupsi di Dinas PUPR Lampung Selatan, menghadirkan terdakwa Agus Bhakti Nugroho, dan Anjar Asmara. Kedua dikonfrontir dengan 6 orang saksi.

Satu di antara para saksi tersebut terdapat ketua PAN Bandarlampung yang juga anggota DPRD setempat yaitu Wahyu Lesmono.

Pengadilan Negeri Tipikor Kelas 1 A Tanjung Karang, Bandar Lampung, kembali menggelar sidang atas perkara korupsi di lingkungan Dinas PUPR Lampung Selatan, dengan terdakwa Agus Bhakti Nugroho, dan Anjar Asmara, dengan menghadirkan 6 orang saksi.

Diantaranya, terdapat beberapa rekanan proyek, seorang Kabid Pengairan PU Lampung Selatan, dan Wahyu Lesmono, yang sebelumnya tidak tercantum dalam berkas penyidikan KPK, sebagai saksi.

Dalam sidang yang berlangsung dari pagi hingga malam hari ini, seluruh saksi dikonfrontir keterangannya oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua Mansur tersebut, untuk mendapatkan fakta-fakta baru, sebagai pengambangan perkara untuk bukti-bukti baru, dan petunjuk untuk mendapatkan para tersangka yang lain.

Dari keterangan beberapa saksi, bahwa turut menjelaskan pula, terkait mekanisme dari penentuan lelang tender di Kabupaten Lampung Selatan, yang ternyata menuju kepada nama-nama baru yang juga memiliki peran-peran penting, dalam penentuan para pemenang.

Sehingga pada akhirnya, sidang kali ini menjadi pintu masuk bagi KPK untuk menyeret tersangka baru, dari eksekutif dan legislatif, yang dikatakan oleh jaksa, penyelidikan akan dilakukan nanti bersamaan dengan surat keputusan pengadilan, dengan incaran yang pertama adalah lingkungan Dinas PUPR Lampung Selatan.

Sementara sidang lanjutan akan digelar pada minggu depan, Kamis 24 januari 2019, dengan agenda sidang yang masih mendengarkan keterangan saksi, yang kemungkinan Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, akan turut dihadirkan. (*)