Waduk Kunci Sukses Petani

Presiden Joko Widodo meyatakan untuk mencapai kedaulatan pangan harus memperaiapkan infrastuktur dan fasilitasnya yang mampu menunjang kinerja petani. Salah satunya waduk.

Menurut Presiden bahwa masalah besar Indonesia bukan hanya di faktor ketahanan pangan, tetapi sulitnya air.
Hal itu dikatakan Presiden saat mengunjungi Pringsewu, baru-baru ini.

Selain itu, kedaulatan pangan akan tercapai apabila petani sebagai penghasil pangan memiliki dan menguasi serta bisa mengontrol alat – alat produksinya terlebih dahulu.

Karena petani tanpa mendapatkan sentuhan pembangun infrastuktur seperti pupuk, irigasi, embung, bendungan, serta alat tekonogi lainnya, akan menghambat proses cita – cita kedaulatan pangan.

Apabila alat-alat produksi tersebut sudah tercukupi makan petani akan menikmati hasil yang cukup, sehingga petani padi sanggup panen hingga 3 kali dalam setahun.

Curah hujan di Indonesia terbilang tinggi, tetapi tidak didukung daya tampung air yang memadai seperti waduk. Jumlahnya hanya 231 pada skala nasional, dan 65 masih tahap pembangunan.

Presiden juga membandingkan dengan negara negara maju yang memiliki sektor pertanian. Di china memiliki 110 ribu waduk dan bendungan, kemudian india memiliki 1.500 waduk, amerika 6.100 bendungan, dan jepang memiliki 3.000 bendungan dan waduk. (*)