Transformasi Unila Jadi Research University Dialokasikan Rp23 M

Transformasi Unila Jadi Research University Dialokasikan Rp23 M

BANDAR LAMPUNG – Rektor Universitas Lampung Hasriadi Mat Akin menyatakan kampusnya telah bertransformasi menjadi Research University.

Hal itu diungkapkan Hasriadi Mat Akin saat Rapat senat luar biasa Dies Natalis Universitas Lampung ke-53 di Aula Fakultas Pertanian Unila, pada Senin 24 September kemarin.

Di usia ke-53 tahun, Unila terus mencetak prestasi, juga bertransformasi menjadi universitas penelitian.
Di antaranya mempunyai banyak program di tahun depan, salah satunya gedung GSG yang akan ada perombakan.

Selain itu,Unila terus meningkatkan prestasi tertinggi dalam 5 tahun terakhir, dan berusaha menjadi yang terbaik dalam minat, bakat, olahraga, dan seni, dan secara nasional terus meningkat.

Terkait itu semua, seluruh dosen wajib melakukan penelitian demi tegaknya Tri Dharma perguruan tinggi secara utuh dan lengkap dengan mengalokasikan anggaran mencapai Rp23 miliar untuk 2019.

Mengingat tugas penelitian di perguruan tinggi saat ini, masih banyak yang hanya sekedar memiliki karya penelitian untuk memenuhi Beban Kerja Dosen atau untuk memperkuat portofolio dalam rangka promosi jabatan menjadi Guru Besar.

Akibatnya, industri belum banyak yang memanfaatkan teori yang dihasilkan para Guru Besar, seperti halnya juga belum banyak teori atau instrumen hasil karya guru besar digunakan di sekolah/madrasah.

Oleh sebab itu, program penelitian di perguruan tinggi harus direvitalisasi, baik program maupun sociological impact-nya dari penelitian tersebut, dengan menggunakan ukuran-ukuran research university.

Dalam kesempatan itu, Unila memberikan penghargaan pada Purna Bakti ke-54 orang atau ahli waris dan penghargaan untuk staf, dosen S2 dan S3 terbaik pada seluruh fakultas. (*)