TNI-Polri Bangun 50 Hunian Bagi Korban Tsunami Lamsel

Status tanggap darurat yang ditetapkan oleh pemerintah pasca bencana tsunami Lampung berakhi, hari ini.
Selanjutnya petugas gabungan segera merealisasikan rehabilitasi untuk para korban, dengan membangun 50 hunian sementara dalam seminggu.

Bencana tsunami yang telah memporakporandakan Pesisir Pantai Kalianda Lampung Selatan, yang beberapa waktu lalu masih pula berstatus tanggap darurat, akhirnya berakhir pada hari ini.

Maka proses rehabilitasi dan pembangunan hunian sementara untuk korban bencana, akan segera dilaksanakan oleh pemerintah yang dibantu dengan tenaga dari satuan tugas gabungan TNI dan Polri, yang ditargetkan akan dibangun sebanyak 50 unit dalam waktu 1 minggu kedepan.

Hunian sementara yang akan dibangun nanti, rencananya akan berukuran 4 kali 6, dengan turut dibangun fasilitas MCK untuk setiap 4 hunian, menggunakan material bangunan GRC, yang akan dikerjakan oleh para prajurit yang memiliki kemampuan pertukangan, dengan turut disokong bantuan donasi dari para pihak-pihak swasta.

Pembangunan hunian sementara tersebut, telah dinantikan oleh para korban bencana tsunami, terutama yang rumahnya hancur dihantam ombak, pada saat bencana desember 2018 lalu. (*)