TNI & NU Lamsel Siapkan 20 Rumah Bagi Korban Tsunami

Sebanyak 20 unit rumah hunian sementara berjarak 2 kilo meter dari bibir pantai, mulai dilakukan oleh anggota TNI dengan dibantu warga NU bagi korban tsunami.

Pembangunan 20 unit hunian sementara yang merupakan bantuan dari Nahdatul Ulama berikut musholla ini diperuntukan bagi warga yang tidak memiliki rumah atau rusak berat akibat gelombang tsunami.

Pembangunan rumah sementara bagi warga korban tsunami ini, rencananya akan dibangun di beberapa lokasi atau desa yang terdampak tsunami di wilayah Desa Way Muli Timur dan Kunjir.

Pengurus cabang Nahdlatul Ulama bersama kodim 0421 Lampung Selatan, mulai membangun rumah atau hunian sementara bagi warga korban tsunami di Desa Banding, Kecamatan Rajabasa.

Pembangunan 20 unit hunian sementara berikut musholla ini diperuntukan bagi warga yang tidak memiliki rumah atau rusak berat akibat gelombang tsunami.

Pembangunan tempat tinggal sementara yang berjarak sekitar 2 kilo meter dari bibir pantai yang berada diarea perbukitan ini atas inisiasi pengurus NU Lampung yang dibantu aparat Kodim 0421 Lampung Selatan, sebagai hunian sementara, sambil menunggu proses pembangunan rumah yang disediakan pemerintah selesai pembangunannya.

Pembangunan hunian sementara, yang kini dikerjakan oleh pcnu dan aparat Kodim 0421 LS dibantu warga ditargetkan akan selesai dalam waktu dekat.

Pembangunan rumah sementara bagi warga korban tsunami ini, rencananya akan dibangun dibeberapa lokasi atau desa yang terdampak tsunami di wilayah desa Way Muli Timur dan Kunjir.

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Atau Bnpb Pusat, untuk saat ini, korban tsunami Selat Sunda Pesisir Lampung Selatan, Lampung, berjumlah 120 orang Korban meninggal dunia, 8.304 korban luka, sementara 543 bangunan rumah rusak berat, 70 rusak sedang dan 97 rusak ringan. (*)