Swissbell – Zainudin Hasan Terindikasi Kongkalikong

Perkara korupsi yang menjadikan Zainudin Hasan sebagai terdakwa, kini terus berkembang sesuai dengan fakta persidangan yang ada. Komisi Pemberantasan Korupsi pun akan menyelidiki dugaan gratifikasi yang diberikan oleh pihak Swiss Bell Hotel, yang diduga diberikan kepada terdakwa Zainudin dalam bentuk diskon untuk penyewaan tempat acara Rakernas Tarbiyah Perti.

Sidang perkara tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh mantan Bupati non aktif Lampung Selatan, kembali berlanjut di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjung Karang Bandar Lampung, pada Senin pagi 11 maret 2019.
Diketahui dalam dakwaan perkara TPPU tersebut, Zainudin Hasan pernah melakukan pembayaran kepada pihak Swiss Bell Hotel, untuk menggunakan fasilitas hotel tersebut dalam gelaran acara Rakernas Tarbiyah Perti, yang diselenggarakan pada juli 2018 lalu, dengan menggunakan uang yang diberikan oleh rekanan sebagai suap fee komitmen proyek kepadanya.

Dalam hal tersebut, KPK terus mendalami apakah terdapat gratifikasi dari pihak hotel kepada Zainudin Hasan, yang dalam hal ini dapat dikatakan dalam bentuk diskon atau potongan untuk penyewaan fasilitas dalam gelaran acara perti tersebut.

Diketahui sebelumnya bahwa, penyerahan uang yang pada akhirnya digunakan untuk membayar biaya gelaran perti tersebut, diberikan oleh seorang rekanan proyek sebesar 400 juta rupiah, yang diberikan melalui Syhroni, dan dibayarkan oleh Agus Bhakti Nugroho ke pihak hotel. (*)