Sopir Angkot Kurung Siswi SMP Semalaman

Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, menggelar sidang kasus tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur, oleh seorang sopir angkot kepada siswi SMP pada Rabu sore kemarin.

Di Ruang Mawar Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang, digelar sidang tertutup yang beragendakan dakwaan dari jaksa, terhadap agustia, atas tindak pidana asusila yang lakukannya pada seorang anak di bawah umur.
Awalnya, terdakwa berkenalan dengan korbannya melalui situs jejaring sosial facebook, hingga ada kesepakatan untuk bertemu pada suatu sore.

Pria berusia 20 tahun ini melancarkan aksinya terhadap korban di rumah terdakwa, yang dilakukannya sejak petang hingga pagi hari, dengan iming – iming akan menikahi korban jika hamil.

Warga Teluk Betung Utara ini dipolisikan oleh keluarga korban, setelah mendengar kejadian tersebut, setibanya di rumah setelah semalaman tidak dipulangkan oleh agustia.

Oleh karena perbuatannya, Agustia didakwa oleh jaksa, sesuai dengan pidana yang terdapat di dalam pasal 82 ayat 1, junto pasal 76 huruf e, undang – undang RI nomor 17 tahun 2016, tentang penetapan pengganti PP pengganti UU, nomor 1 tahun 2016, tentang perubahan pengganti UU RI nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun. (*)