Sopir Angkot Cabuli Siswi SMP

Rabu sore kemarin, Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, menggelar sidang kasus tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur, oleh sopir angkot kepada bocah SMP, pada sidang kali ini koban pun turut dihadirkan sebagai saksi.

Di ruang Umar Seno Aji, gedung Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang, digelar sidang tertutup tekait perkara tindak pidana asusila terhadap anak dibawah umur, oleh Agustia, seorang sopir angkot.

Dalam sidang yang beragendakan keterangan saksi kali ini, korban pun turut hadir untuk memberikan keterangan tentang perkara yang telah menimpa dirinya tersebut.

Pada dakwaan yang dibacakan oleh jaksa pada sidang sebelumnya, tedakwa melakukan perbuatan bejadnya kepada bocah SMP tersebut, di rumah terdakwa hingga 3 kali.

Namun dalam kesaksiannya korban kali ini, bocah 15 tahun itu mengatakan hanya disetubuhi oleh terdakwa hanya 2 kali.
Diketahui pria berusia 20 tahun ini dalam melancarkan aksinya untuk memuaskan nafsu birahinya, merayu korban terlebih dahulu, dengan iming – iming akan segera menikahinya jika korban kelak mengandung anak dari hasil hubungan intim tersebut.

Warga Teluk Betung Utara ini akhirnya dipolisikan oleh keluarga korban, setelah korban menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya, setibanya ia di rumah setelah semalaman tidak dipulangkan oleh terdakwa Agustia.

Atas perbuatannya tersebut, mantan narapidana kasus narkotika ini dijerat dengan pasal tentang perlindungan anak, dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun, dan sementara sidang lanjutan akan digelar minggu depan dengan agenda pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut umum. (*)