Seno Aji Upacara Minta Maaf

Sai Batin Lima Marga Way Handak menggelar upacara adat permohonan maaf Seno Aji di Lamban Gedung Marga Khajabasa, Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Rabu siang tadi.

Seno Aji yang telah ditetapkan tersangka penghinaan Kikat Hanuang Bani, topi adat Lampung tersebut, menjalani prosesi adat permintaan maaf atas perbuatannya di hadapan Sai Batin lima Marga Way Handak, Lampung Selatan.

Pada acara tersebut Seno Aji diminta untuk menyatakan permohonan maafnya secara langsung di hadapan para pemangku adat Sai Batin. Yaitu lima pangeran Marga Way Handak, para panglima Sai Batin, utusan Kerajaan Adat

Lampung Sekala Brak, utusan masyarakat adat Pepadun, Tanggamus, dan Pringsewu. Selanjutnya Pangeran Cahaya Marga, dengan didampingi empat Pangeran Marga Way Handak, memakaikan Kikat Hanuang Bani sebagai simbol permohonan maaf tersebut.

Kepala Humas Hanggum Jejama Kerajaan Adat Sekala Brak Dedy Tisna Amijaya mengatakan bahwa proses yang berlangsung di Lampung Selatan itu nantinya menjadi bahan dasar untuk pembahasan lebih lanjut ke tingkat lebih tinggi.

Hal itu akan menjadi pertimbangan Sultan Adat Skala Brak Edwardsyah Pernong apakah dia bersedia menerima permohonan maaf tersebut mewakili masyarakat Lampung pada umumnya. (*)