Sagang Bantah Uang Ketuk Palu

Berhembus dugaan soal tarik-menarik kepentingan antara eksekutif dan legislatif di Pringsewu terhadap pengesahan APBD 2108, diistilahkan uang ketuk palu.

Klimaksnya, muncul dugaan upaya lobi dari pihak legisatif kepada tim pengelola anggaran daerah guna memuluskan draft apbd yang sudah mereka buat.

Semua dugaan soal itu dibantah oleh Sagang Nainggolan, wakil Ketua DPRD Pringsewu. Wakil Ketua DPRD Pringsewu Sagang Nainggolan menyatakan keberatan soal indikasi praktek lobi terkait pengesahan apbd 2018.

Selain itu, dia juga mengungkapkan kerisauannya soal penyebutan inisial SN, karena hal itu memunculkan kesan ada keterlibatannya soal dugaan tersebut, padahal tida sesungguhnya, dialah sosok yang diibaratkan berdiri paling depan dalam menolak dugaan praktek lobi terkait pengesahan APBD Pringsewu 2018 ini.

Bahkan sagang nainggolan mengaku selalu mengingatkan sesama koleganya di DPRD Pringsewu agar tidak meminta uang dengan cara seperti itu. Dugaan uang ketuk palu ini tersingkap, menyusul adanya sejumlah anggota DPRD Pringsewu yang tidak kebagian jatah.

Terindikasi uang ketuk palu itu sengaja diberikan pihak eksekutif melalui orang yang sudah diberi kepercayaan guna melakukan lobi dengan anggota dprd setempat. (*)