Ribuan Massa Labrak Kantor Bupati Bogor

Sekitar seribuan massa aksi di kabupaten Bogor melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati setempat pada Kamis 27 september. Mereka mengajukan 8 tuntutan soal perbaikan pelayanan publik.

Massa yang tergabung dalam barisan masyarakat indonesia dan menjadi unsur dalam kesatuan perjuangan rakyat berangkat menggunakan mobil angkutan umum dari desa masing-masing, massa konvoi menuju sasaran aksi.

Menurut ketua BMI kabupaten Bogor Sahrul aksi ini dilakukan sebagai upaya merespon jaminan sosial rakyat yang buruk baik dari segi kualitas maupun pelayanan.

Tuntutan massa di antaranya kesehatan gratis layak dan manusiawi untuk seluruh masyarakat kabupaten bogor tanpa terkecuali berupa kis gratis.

Perbaiki pelayanan kesehatan di kabupaten Bogor, perbanyak rumah sakit dan tenaga medis di setiap rumah sakit. Pendidikan gratis sampai universitas kartu Indonesia pintar untuk seluruh masyarakat Bogor.

Perbaiki pelayanan Disdukcapil dan berantas pungli. Usut tuntas kasus penahanan ijazah. Realisasikan UPT Disdukcapil di setiap kecamatan dalam pengurusan akta kelahiran. Segera cetak e-KTP untuk seluruh masyarakat kabupaten Bogor. Serta tolak kenaikan BPJS kesehatan.

Massa aksi terus meneriakkan tuntutannya sambil melakukan orasi secara bergantian. Selain bmi hadir juga organisasi lain yang tergabung dalam kesatuan perjuangan rakyat seperti serikat mahasiswa Indonesia, FPBI, FSPKAN.

Organisasi-organisasi tersebut secara bergantian juga turut memberikan dukungan perjuangan kepada masyarakat bogor yang sedang menuntut hak-haknya sebagai warga negara.Massa aksi bergerak menyampaikan aspirasinya di dinas pendudukan dan catatan sipil lalu menuju kantor bupati kabupaten Bogor. (*)