Ratusan Warga Sukaratu Jadi Saksi Dugaan Penyimpangan DD 2017

Sekitar 200-an warga di pekon Sukaratu, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu diperiksa oleh tim dari Kejaksaan Negeri (kejari) Pringsewu terkait adanya indikasi penyelewengan dalam pengelolaan dana desa tahun anggaran 2017.

Sekitar pukul 08.00 Wib Jumat 27 september lalu, warga datang secara berkelompok ke balai pekon setempat, salah seorang warga mengaku tidak tahu soal acara yang dihadirinya.

Warga yang hadir dan dikumpulkan di antaranya ibu-ibu pengurus dan anggota PKK, pengrajin, pemuda (karang taruna) dan yang lainnya.Wwarga dipanggil oleh anggota tim Kejari Pringsewu secara bergirliran dan mengisi kuisioner yang sudah disiapkan oleh tim kejasaan.

Berdasarkan pantauan, tim dari Kejari Pringsewu yang melakukan pemeriksaan di pekon Sukaratu sekitar tujuh orang, perwakilan dari tim Kejari kemudian menjelaskan maksud dari kedatangannya yakni dalam rangka melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pemberdayaan di pekon setempat.

Hal ini diungkapkan Sukirman salah satu warga setempat, dirinya mengaku sebelumnya tidak ada pemberitahuan secara resmi hanya disampaikan secara lisan oleh pamong setempat, ia beserta warga lainnya yang datang ke balai pekon Sukaratu guna diperiksa dan dimintai keterangan oleh tim kejari pringsewu.

Hal senadapun diungkapkan oleh Tuti warga dusun 2 Tirtasari, dirnya mengaku diperiksa oleh tim kejasaan terkait kehadirannya pada tahun 2017 terkait pemberdayaan, dirinya juga mengaku pernah menerima uang transport, snack dan alat tulis.

Kepala pekon Sukaratu Azhari yang juga hadir di kantor pekon membenarkan, kedatangan masyarakat ke balai pekon berkaitan dengan masalah dana pemberdayaan yang bersumber dari dana desa 2017. (*)