Proyek Mandek Pasar Smep Malapetaka Bagi Masyarakat

Lubang besar yang saat ini menjadi fasilitas tempat pembuangan sampah para pedagang pasar Smep, mulai mencemari sumur warga, bahkan salah seorang warga nyaris tewas akibat keberadaanya.

Sesuai hasil uji UPTD Laboratorium Lampung, Bakteri Coliform yang terkandung di dalam air sumur warga sekitar pasar Smep Bandar Lampung, telah melebihi batas normalnya, dan jelas ini menyatakan bahwa air sumur warga sekitar pasar smep telah tercemar.

Tercemarnya air sumur sendiri, diduga diakibatkan oleh sampah yang menumpuk yang ada di kubangan bekas galian proyek Pemkot yang terhenti. Belakangan ada rencana lelang tender proyeknya pada akhir tahun ini.

Galian yang menjadi kolam sampah yang cukup dalam ini juga tidak terdapat pagar pembatas, sehingga mengakibatkan salah seorang warga sekitar pasar tercebur karena terpeleset saat melintas di pinggiran kolam sampah ini.

Meski belum memakan korban jiwa, namun akibat yang kelak hadir dikhawatirkan akan semakin parah, dan hak hidup para warga negara yang ada di sekitaran pasar Smep seakan diabaikan, dengan sikap Pemkot Bandar Lampung yang seolah membiarkan hal itu terjadi.

Lubang galian besar ini sesungguhnya akan dibangun gedung setinggi 3 lantai, yang diperuntukan sebagai bagunan pasar, dan bangunan lahan parkir pasar Smep Bandar Lampung, namun mengkraknya proyek pembangunan yang direncanakan akan di laksanakan pada awal tahun 2019 ini, tidak diantisipasi akibat yang didatangkan selama pembangunannya belum dilaksanakan. (*)