Predator Anak Dituntut 14 Tahun

Ade Aryanto, seorang residivis pelecehan seksual terhadap anak, kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, lantaran tak juga jera dengan ulahnya yang lagi-lagi ia lakukan, hingga pada sidang kali ini jaksa menuntutnya dengan hukuman penjara selama 14 tahun.

Seorang predator anak kembali harus menjalani sidangnya, di Ruang Ali Said Gedung Pengadilan Negeri Tanjung Karang secara tertutup, dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Kejari Bandar Lampung.

Perkara pelecehan seksual yang kali ke dua ia lakukan ini, dilakukannya terhadap anak usia 9 tahun yang sering ia lihat bermain bola di lapangan dekat rumahnya di setiap sore.

Perbuatannya tersebut dilakukannya dengan bujuk rayu, dengan cara mengajak korban untuk mengambil buah rambutan dan duku di kebun dekat pondok, di wilayah Nunyai Rajabasa, dan di tempat itu lah ia pun akhirnya melakukan perbuatannya.

Dalam sidang kali ini, akhirnya terdakwa Ade Aryanto dituntut oleh jaksa dengan hukuman penjara 14 tahun, dan diwajibkan untuk membayar denda 1 milyar rupiah, subsidair kurungan 6 bulan.
Sebenarnya terdakwa semasa kecilnya adalah seorang korban dari tindak pidana yang sama, yang kini malah ia ulangi dengan peran sebagai pelaku yang ia lakukan terhadap anak dibawah umur.

Sementara sidang lanjutan akan digelar pada pekan depan, dengan agenda sidang yaitu pembacaan nota pembelaan dari terdakwa. (*)