Polresta Bandarlampung Dalami Kasus PT Ghalaz

Polresta Bandarlampung Dalami Kasus PT Ghalaz

BANDAR LAMPUNG – Direktur PT Ghalaz Sukses Perkasa, Wantoro terancam kembali menjadi penghuni rutan, dirinya kembali dilaporkan atas kasus penggelapan uang.

Wantoro sepertinya bakal tersandung dugaan penggelapan sertifikasi perumahan Griya Sentra Pesona, Palapa 3, Kelurahan Durian Payung, Kecamatan Tanjungkarang pusat, Bandar lampung yang digadaikan kepada PT Verena Multi Finance Tbk Jakarta.

Penyidik tindak pidana tertentu satuan reserse kriminal Polresta Bandarlampung masih mendalami laporan dari warga pemilik sertifkat tanah dan bangunan perumahan Griya Sentra Pesona.

Pasalnya, Wantoro terindikasi kuat menggadaikan sertifikat milik warga ke PT Verena Multi Finance Tbk Jakarta dengan nominal senilai 5 milyar rupiah.

Kepala satuan reserse kriminal Polresta Bandarlampung yang ditemui diruangnnya menuturka, saat ini telah ada tiga laporan terhadap Wantoro. Sejauh ini, penyidik masih mempelajari seluruh laporan tersebut, jika memang terbukti bersalah, Wantoro kembali menjadi tersangka dan ditahan.

Sebelumnya pada 10 september 2018 lalu, sebanyak 35 orang pemilik sertifikat tanah dan bangunan rumah warga perumahan griya sentra pesona, palapa 3, kelurahan durian payung, kecamatan tanjungkarang pusat, bandar lampung mendatangi mapolresta bandarlampung didampingi kuasa hukum, Erik Subarkah untuk melaporkan Wantoro, direktur PT Ghalaz Sukses Perkasa yang menggadaikan sertifikat tanah dan bangunan milik warga ke PT Verena Multi Finance Tbk Jakarta. (*)