Polisi vs Sopir Grab Diusut Polda

Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Brigadir CH kini ditangani oleh Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, saat ini penyidik masih mengumpulkan barang bukti dan memanggil saksi-saksi.
bidang profesi dan penanganan kepolisian daerah lampung melimpahkan perkara kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Brigadir CH anggota Samapta Polres Pesawaran.

Seperti diketahui sebelumnya, CH diduga telah melakukan sikap arogan sebagai aparat penegak hukum dengan menganiaya seorang sopir driver taksi online grab hingga mengalami luka di pelipis.

Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung AKBP Ruli Andi Yunianto yang ditemui di ruangannya membenarkan bahwa kasus tersebut kini ditangani pihaknya.

Saat ini penyidik masih mengumpulkan barang bukti serta saksi-saksi dalam perisitiwa tersebut.
Terkait adanya informasi soal Brigadir CH yang mengeluarkan senjata api, Ruli menampik, tidak ditemukan bahwa CH mengeluarkan senjata api.

Sebelumnya pada Senin lalu beredar video berdurasi 19 detik di media sosial tentang sikap arogan polisi yang mengintimidasi seorang driver taksi online grab serta melempar mobilnya dengan batu. (*)