Polisi Tembak Jambret Hingga Sengkleh

Polisi Tembak Jambret Hingga Sengkleh

Seorang residivis jambret spesialis nasabah bank diringkus tim tekab 308 satuan reserse kriminal polresta bandarlampung minggu malam di wilayah hanura, pesawaran. Petugas terpaksa menembak kedua kaki tersangka lantaran melawan saat akan ditangkap.

Romi (26) warga padang cermin, pesawaran, merintih kesakitan saat petugas mengendongnya dalam pers rilis ungkap kasus penjambretan di mapolresta bandarlampung senin siang.

Bapak dua orang anak ini merupakan salah satu komplotan jambret yang sering beraksi di wilayah bandarlampung, dalam aksinya yang terakhir, dirinya bersama tiga orang lainnya berhasil merampas tas milik korban wiwit warga tanjung agung, tanjungkarang timur, yang melintas di jalan insinyur juanda telukbetung utara, pada rabu 15 agustus 2018 lalu dan menggondol uang tunai sebesar 50 juta rupiah.

Dari pengakuan Romi kepada petugas, dirinya biasa beraksi ditempat yang sepi pada malam hari. Biasanya komplotan ini melakukan pengamatan terlebih dahulu terhadap korban yang akan dirampok.

Kepala satuan reserse kriminal polresta bandarlampung, Kompol Harto Agung Cahyono menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, setidaknya sudah ada 10 tempat kejadian perkara yang mereka lakukan selama enam bulan terakhir, untuk ketiga pelaku lainnya, saat ini masih dalam pengejaran petugas.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Romi kini terpaksa meringkuk di balik jeruji besi dengan dijerat pasal 465 kuhp ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun. (*)