PNS & Pelajar Bandar Lampung Rajin Langgar Lalu Lintas

Ribuan lembar surat tilang yang dikeluarkan satuan lalu lintas Polresta Bandarlampung dalam dua pekan digelarnya Operasi Zebra Krakatau 2018 menjadi pekerjaan rumah. Pasalnya, tingkat pelanggarannya terbilang paling tinggi.

Operasi Zebra Krakatau 2018 telah berakhir, selama dua pekan pelaksanaannya dari 30 oktober hingga 12 november 2018, total 28.106 surat tilang dikeluarkan oleh dirlantas Polda Lampung beserta jajaran di sejumlah Polres.

Angka tersebut, jika di bandingkan dengan tahun 2017 tercatat dengan jumlah pelanggaran sebanyak 27.484 mengalami peningkatan sebanyak 2% dengan selisih 511 pelanggaran baik tindakan peneguran ataupun penilangan.

Dari data tersebut, tingkat pelanggaran tertinggi berada di kota Bandarlampung, dimana Satlantas Polresta Bandarlampung berhasil menindak 3.669 pelanggar lalu lintas, kemudian diikuti oleh Polres Lampung Selatan 3.549 pelanggaran, Polres Tulangbawang 2.815 pelanggaran.

Polres Metro 2.530 pelanggaran, Polres Lampung Timur 2.515 pelanggaran, Polres Pesawaran 2.338, Polres Lampung Utara 2.209 pelanggaran, Polres Tanggamus 2.107 Pelanggaran.

Polres Lampung Tengah 2.055, Ditlantas Polda Lampung 1.912 pelanggaran, Polres Lampung Barat 1.095, Polres Way Kanan 1.013 pelanggaran, dan Polres Mesuji sebanyak 509 pelanggaran.

Menanggapai banyak jumlah pelanggaran yang terjadi di kota Bandarlampung, Kepala Satuan Lalulintas Polresta Bandarlampung, Kompol Syouzarnanda Mega mengatakan, jumlah pelanggar didominasi oleh pelajar serta pegawai negeri sipil, hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran dari masyarakat tentang tata terbit berlalulintas.

Atas dasar banyaknya jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh Pegawai Negeri Sipil, Satlantas Polresta Bandarlampung akan segera menyusun rencana tentang sosialisasi Safety Riding di kalangan lembaga pemerintah khususnya kota Bandarlampung.(*)