Pers Bisa Cegah Orang Bunuh Diri

Aliansi Jurnalis Independen berharap media dapat memutus mata rantai kejahatan seksual dan kasus bunuh diri melalui pemberitaan.

Sejumlah akademisi dan aktivis perempuan bersama Aliansi Jurnalis Independen atau AJI Kota Bandarlampung menggelar diskusi terkait pemberitaan kasus kasus kejahatan seksual dan aksi bunuh diri di beberapa media baik cetak maupun elektronik.

Diskusi yang dihadiri sebagian besar dari pers mahasiswa ini menguraikan sejauh mana sudut pandang media dalam memberitakan korban dan keluarga korban.

AJI Bandarlampung menilai perspektif yang dimiliki jurnalis dan media terkait pemberitaan kasus-kasus kejahatan seksual dan bunuh diri sangat penting untuk menghadirkan pemberitaan yang mendalam dan tuntas.
Pemberitaan yang detail seputar kasus pemerkosaan dan bunuh diri hingga saat ini masih menimbulkan perdebatan.

Sebagian jurnalis menganggap penting untuk mendeskripsikan secara detail peristiwa kasus pemerkosaan dan bunuh diri sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang utuh.

Pemberitaan secara detail ini diharapkan dapat membangun kepedulian publik dan mendorong penegak hukum untuk menuntaskan kasus kasus kejahatan seksual dan bunuh diri.

Ketua AJI Bandarlampung Padli Ramdan berharap media di dalam pemberitaannya dapat menumbuhkan kepedulian terhadap korban kejahatan seksual serta memutus mata rantai aksi bunuh diri dengan memberikan edukasi terhadap orang-orang yang depresi. (*)