Penzina Bantah Paksa Korban

Seorang pemuda asal Sumatra Selatan, membantah ada unsur paksaan saat mencabuli gadis di bawah umur. Hal ini tertuang dalam nota pembelaannya pada sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin pagi tadi.

Irawan Syari, pemuda usia 18 tahun ini harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang, lantaran ulahnya yang telah menggauli tetangga kontrakannya sendiri hingga 2 kali, yang ternyata sang korban masih di bawah umur berusia 16 tahun.

Dari keterangannya, pria tamatan SMA ini menggauli tetangganya tersebut dengan janji akan memberikan imbalan uang setelah korban melayaninya.
Namun iming-iming tersebut tak juga diberikan oleh terdakwa meski telah 2 kali perbuatan layaknya suami isteri tersebut dilakukan.

Dalam nota pembelaannya pun dirinya menjelaskan kepada majelis hakim, bahwa sebelum hubungan intim tersebut dilakukan, sudah terdapat kesepakatan antara korban dan terdakwa, sehingga irawan pun membantah dakwaan jaksa yang menyebut ada unsur ancaman.

Diketahui dalam tuntutan jaksa pada sebelumnya, terdakwa Irawan Syari dituntut pasal perlindungan anak, dengan pidana penjara 13 tahun 6 bulan, dan denda 1 milyar rupiah subsidair penjara 6 bulan. (*)