Pengusaha Paving Block Minta Perhatian Pemerintah

Pengusaha paving meminta perhatian Pemerintah Kota Bandarlampung demi kelancaran dalam menjalankan usaha. Salah satu pengusaha paving di Rajabasa Jaya, Iswanto (40) mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah untuk para pengusaha kecil. Karena pengusaha paving ini selalu mengalami kendala saat memasuki musim penghujan maupun kemarau.

Saat musim penghujan datang, pria yang sudah melakoni usaha selama 10 tahun ini terkendala banjir musiman.
Sebab, proses pembuatan paving membutuhkan waktu hingga satu minggu untuk membuat 500 paving. sementara waktu normal pembuatan 500 paving hanya membutuhkan waktu 3 hari.

Saat memasuki musim kemarau, pria yang menjalani usaha di jalan nawawi gelar dalom, kampung sukajaya, rajabasa ini juga menceritakan kendala yang dialami saat musim kemarau tiba.

Ia mengaku kesulitan memenuhi jumlah air yang dibutuhkan dalam proses pembuatan paving tersebut. Kendati demikian, berbekal ilmu dan keyakinannya, ia tetap melakoni usahanya dengan membuat dua jenis paving, yakni paving segiempat dan paving segienam. (*)