Pemkot Belum Siap Lawan Warga Eks Pasar Griya

Perseteruan 2 kubu antara warga eks Pasar Griya Sukarame yang sebagai penggugat dan Pemkot Bandar Lampung yang sebagai tergugat, kembali tertunda gelaran sidangnya.

Lantaran sang pihak tergugat belum juga mempersiapkan materi pembuktian untuk perlawanannya di meja hijau.
Pertarungan antara Pemerintah Kota Bandar Lampung versus warga eks Pasar Griya Sukarame, masih terus berlanjut di ruang ali said Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Badarlampung, pada Kamis siang kemarin.

Sidang yang seharusnya beragendakan pembuktian dari pihak tergugat ini, lagi-lagi harus tertunda, hal ini disebabkan karena belum adanya kesiapan dari pihak Pemerintah Kota Bandar Lampung, untuk menghadirkan alat-alat buktinya sebagai bahan pembenaran atas apa yang telah dilakukan terhadap warga eks Pasar Griya Sukarame.

Diketahui dalam sidang sebelumnya, majelis hakim sebenarnya telah memberikan tenggang waktu yang cukup panjang yakni selama 2 minggu, untuk mempersiapkan segala sesuatunya yang dimiliki oleh pihak tergugat dalam lanjutan sidang kali ini.

Proses persidangan yang cukup panjang ini, sebenarnya buntut dari penggusuran pasar Griya Sukarame beberapa bulan yang lalu, dan turut menyisakan dampak bagi para warga, yang area tempat tinggalnya dan usahanya mengalami peralihan fungsi, yang rencananya sendiri lahan tersebut akan didirikan bangunan gedung Kejaksaan Negeri Bandar Lampung. (*)