Pemilih Khusus Nyoblos setelah 12.00 WIB

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Lampung menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih tambahan kedua di Swiss Bellhotel Bandarlampung. Mereka yang masuk kategori ini hanya diperbolehkan memilih di atas pukul 12.00 WIB.

Dalam rapat pleno yang berlangsung tadi pagi ini, KPU Lampung menetapkan jumlah pemilih sebanyak 6 juta 66 ribu 951 jiwa untuk pemilu 2019. Daftar pemilih tambahan adalah pemilih yang sudah terdata dalam daftar pemilih tetap tapi pindah memilih di tempat pemungutan suara yang berbeda dari lokasi yang sudah didata.

Warga yang melakukan pindah memilih bisa disebabkan karena menjalankan tugas pemerintahan di tempat lain, menjalani rawat inap di rumah sakit, tahanan lembaga pemasyarakatan, siswa atau mahasiswa yang jauh dari rumah, pindah domisili, korban bencana, penyandang disabilitas di panti sosial, dan warga yang menjalani rehabilitasi narkoba.

Di dalam undang undang pemilu nomor 7 tahun 2017 juga mengatur tentang adanya daftar pemilih khusus atau warga yang punya hak pilih tapi belum terdata dalam daftar pemilih tetap.

Menurut anggota Komisioner KPU Lampung divisi pendataan pemilih, Handi Mulyaningsih, pemilih kategori DPK ini cukup membawa KTP Elektronik ke TPS terdekat.

Mereka yang menggunakan KTP Elektronik diberi kesempatan untuk memilih di atas pukul 12.00.
Penetapan daftar pemilih tambahan ini mendapatkan pengawasan langsung dari badan pengawas pemilu.
Tercatat adanya pemilih pindah asal Manado Sulawesi Utara di Lampung Selatan, pengawasan oleh bawaslu ini guna memastikan bahwa prosedur bagi warga yang pindah memilih sesuai dengan aturan. (*)