Pelajar Berkendara Cermin Orang Tua & Guru Teledor

Jumlah pelanggar lalulintas masih didominasi pengendara sepeda motor, dari catatan kepolisian, siswa sekolah menempati urutan pertama. Terkait hal ini, pihak kepolisian meminta para orang tua dan guru untuk tidak teledor serta mampu bertindak tegas.

Surat kelengkapan dalam berkendara menjadi bagian penting untuk para pengguna kendaraan dalam berlalulintas, namun hal itu tampaknya belum disadari oleh para pengguna kendaraan.

Dalam pelaksanaan razia Operasi Zebra Krakatau 2018 dihari ke empat di Tugu Adipura Bandarlampung Jumat pagi tadi, jumlah pelanggar lalulintas yang tidak membawa surat keterangan kendaraan masih mendominasi, dari data yang dihimpun, total ada 34 tindakan penilangan yakni untuk 13 SIM, 19 STNK serta dua unit sepeda motor yang diamankan petugas.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Bandarlampung, Iptu Muhammad Anis menjelaskan, jumlah pelanggar lalu lintas masih banyak dari pengendara sepeda motor, dari sekian banyaknya pelanggar R2, siswa sekolah mendominasi jumlah pelanggaran, rata-rata jumlah pengendara sepeda motor tidak memiliki surat kelengkapan kendaraan.

Sementara, menurut salah satu pengakuan siswa sekolah Anggina Carolina, dirinya berdalih surat izin mengemudi masih dalam proses pembuatan, siswi sekolah menengah atas yang sedang menimba ilmu di perintis dua ini ditilang lantaran tidak memiliki SIM dan surat tanda kendaraan, petugas dilapangan sendiri menindak dengan menahan motor miliknya.

Banyaknya jumlah pelanggaran lalulintas dari siswa sekolah, satuan lalulintas Polresta Bandarlampung menghimbau untuk seluruh sekolah di Bandarlampung melarang siswanya membawa kendaraan, serta mengharapkan agar para orang tua turut memberikan pengertian kepada anak-anaknya dalam berkendara. (*)