Orang Gila Boleh Nyoblos

BANDAR LAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung menjamin hak pilih penyandang disabiltas mental atau penderita gangguan jiwa yang bisa dibuktikan berdasarkan surat keterangan dokter.

Anggota Komisioner KPU Lampung divisi program dan data, Handi Mulyaningsih mengatakan, penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama untuk mengikuti pemilu 2019 sesuai dengan peraturan KPU.

Untuk memfasilitasi hak pilih serta mendata jumlah penyandang disabilitas mental, KPU Lampung akan menjalin kerja sama dengan rumah sakit jiwa kurungan nyawa melalui KPU Pesawaran.

KPU akan mulai mendata peyandang disabilitas mental satu bulan sebelum masa pencoblosan 17 april 2019.
Hal ini berdasarkan temuan KPU Pesawaran bahwa penyandang disabilitas mental menjalani perawatan di rumah sakit jiwa rata-rata hanya satu bulan.

Bagi penyandang disabilitas mental yang sudah terdaftar di DPT akan dipindahkan ke TPS yang berada di sekitar rumah sakit jiwa bekerja sama dengan petugas KPPS.

Handi Mulyaningsih menegaskan bahwa KPU tidak akan mendirikan TPS di rumah sakit jiwa. (*)