Napi Cipinang Drop Sabu ke Lampung

Seorang narapidana lapas Cipinang Jakarta, dihadirkan kembali sebagai terdakwa dalam sidang perkara narkotika, hasil pengembangan dari kasus di tahun 2013 lalu.

Yusak Fernando, warga binaan Lapas Cipinang Jakarta, yang sedang menjalani masa tahanannya di tempat tersebut, dihadirkan di ruang sidang Haruna Tumpa, Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, sebagai terdakwa dalam perkara barunya.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Agus Prambodo, pria 53 tahun ini, didakwa telah melanggar pasal 112 dan 114, dengan unsur perantara, atas narkotika yang dipesan oleh seorang bernama Feri Yanto malalui dirinya, yang kemudian ia teruskan pesanan tersebut kepada seseorang yang bernama Diky, yang saat ini menjadi buron pihak kepolisian.

Narkotika sebanyak 5 kilo sabu dan 3 ribu pil ekstacy tersebut, dijemput oleh 2 orang anak buahnya di Wilayah Bandar Jaya Lampung Tengah, dan selanjutnya diantarkan ke teluk betung di kediaman adik Feri Yanto, sampai adanya penangkapan para kurir tersebut oleh petugas yang menyamar pada saat mereka bertransaksi.

Sementara diketahui, dalam sidang yang terpisah, Feri Yanto, yang pemesan barang haram tersebut, turut menjalani proses persidangannya di pengadilan ini, yang akan segera dijadwalkan untuk dibacakan tuntutannya oleh Jaksa yang sama.

Yusak Fernando akan menjalani sidang kembali pada pekan depan, Selasa 5 februari 2019, dengan agenda sidang yakni mendengarkan keteranngan saksi. (*)