Mulyadi Rupawan jadi Terdakwa Gegara Tunggak Iuran BPJS

Mulyadi Rupawan jadi Terdakwa Gegara Tunggak Iuran BPJS

Kasus penggelapan dana yang dilakukan oleh kepala HRD PT Tirta Jaya Lestar, terkait iuran BPJS karyawan perusahaan air minum kemasan ini, akhirnya sampai di tahap pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum, terdakwa Mulyadi Rupawan dituntut kurungan 3 tahun 6 bulan penjara.

Mulyadi Rupawan, akhirnya duduk di kursi pesakitan oleh ulahnya sendiri, ia melakukan tindak penggelapan dalam jabatan secara berlanjut, terkait iuran BPJS ketenagakerjaan, yang harusnya disetorkan sejak januari hingga april.

Setoran yang diberikan tanggungjawabnya kepada terdakwa Mulyadi Rupawan, yang diperuntukkan sebagai uang iuran ke badan penyelenggara jaminan sosial, setiap bulannya adalah sebesar Rp. 44 Juta, namun dana selama 4 bulan tersebut yang totalnya sebanyak Rp 176 Juta tidak disetorkan oleh terdakwa.

Dalam persidangan ini terdakwa Mulyadi dituntut dengan hukuman 3 tahun 6 bulan kurungan penjara, sedangkan terdakwa pada akhirnya mengakui segala kesalahannya, ia mengaku khilaf dan menyesali atas apa yang telah ia perbuat, ia pun meminta keringanan kepada majelis hakim untuk vonis kepada dirinya nanti. (*)