Masturiah Bakal Bersalin di Pengungsian

Demi menyelamatkan diri dan buah hati yang berada di dalam kandungan, Masturiah dengan kondisi hamil delapan bulan rela mendaki gunung Rajabasa mencari tempat aman dari terjangan tsunami yang meluluhlantakan rumahnya di Desa Waymuli.

Kini Masturiah terpaksa tinggal di Lereng Gunung Rajabasa sambil menanti kelahiran sang anak pertama. Sabtu itu menjadi mimpi buruk bagi warga Desa Way Muli, Rajabasa, Kalianda, Lampung Selatan.

Di saat warga hendak beristirahat, terjangan tsunami sebanyak tiga kali menghempaskan dan meluluhlantakan hampir seluruh bangunan rumah yang berada di Pesisir Kalianda.

Menurut Masturiah salah seorang korban menuturkan, air dengan cepat merobohkan seluruh bangunan rumahnya, wanita yang sedang mengandung anak pertama ini mengaku pada saat kejadian dirinya bersama orang tua tertidur, beruntung ada tetangga yang menggedor rumahnya.

Dengan kondisi perut yang besar, dirinya terus berlari ke Gunung Rajabasa tanpa sadar bahwa dirinya sedang mengadung.

Meski kondisi kandungannya sehat setelah tim dokter melakukan pemeriksaan, tapi trauma yang dialami masturiah dan warga Desa Way Muli Timur belum hilang, dirinya berharap kondisi ini dapar segera pulih. (*)