Mantan Kalapas Dituntut 20 Tahun

Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kalianda Lampung Selatan, kembali menjalani sidangnya di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung, dengan agenda pembacaan tuntutan dari jaksa, dengan pidana penjara 20 tahun.

Muchlis Adjie, kembali dihadirkan di ruang sidang Pengadilan Tinggi Kelas 1 A Tanjung Karang, sebagai terdakwa atas keterlibatannya di dalam peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam Lapas, oleh terdakwa Marzuli.

Jaksa Roosman Yusa, mendakwa muchlis adjie telah terbukti bersalah, yang memberikan beberapa fasilitas kepada Marzuli, hingga ia pun bebas memakai telephone genggam untuk mengendalikan barang haran miliknya dari dalam Lapas, sampai memasukkan narkoba tersebut ke selnya.

Sehingga pada akhirnya, jaksa pun membacakan tuntutannya dengan hukuman pidana penjara 20 tahun, dan dengan denda 1 milyar rupiah.

Tuntutan yang ditujukan kepada dirinya tersebut dianggapnya terlalu tinggi, sembari berjalan bergegas pergi, ia pun berucap bahwa keberatannya tersebut dirasa olehnya tidak adil, karena bukan hanya dirinya yang terlibat dalam perkara ini.

Sementara sidang lanjutan akan digelar pada minggu depan, dengan agenda pembacaan nota pembelaan oleh terdakwa Muchlis Ajdie. (*)