Mantan Ajudan Bupati Lampura Terancam Bui 7 Tahun

Perkara Pembunuhan Sopir Kendaraan Pengawal Pribadi Bupati Lampung Utara Akhirnya Digelar Pada Rabu Siang 3 Juli 2019 Atas Nama Terdakwa Moulan Irwansyah Putradengan Agenda Sidang Pembacaan Dakwaan Oleh Jaksa.

Moulan Irwansyah Putra Hanya Bisa Terdiam Dihadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang Mendengarkan Dakwaan Yang Dibacakan Oleh Jaksa Sabi’in Untuk Dirinya Atas Perkara Penganiayaan Yang Ia Lakukan Beserta Dengan Rekan – Rekannya.

Pria Yang Bekerja Sebagai Ajudan Bupati Lampung Utara Ini Didakwa Oleh Jaksa Telah Melakukan Penganiayaan Secara Bersama – Sama Dengan 2 Terdakwa Lainnya Dengan Perencanaan Dan Mengakibatkan Luka Berat Hingga Mengakibatkan Kematian Terhadap Korban Yogi Andhika.

Perbuatannya Tersebut Dipicu Lantaran Kesal Karena Korban Yang Diduga Membawa Kabur Uang Titipan Adik Sang Bupati Sebesar 25 Juta Rupiah Yang Seharusnya Diserahkan Oleh Korban Kepada Ibu Kandung Bupati Di Daerah Ketapang.

Lantaran Penganiayaan Yang Dilakukan Oleh Para Terdakwa Yang Dilakukan Sebanyak 2 Kali Korban Yogi Andhika Harus Mengalami Luka Parah Dan Menghembuskan Nafas Terakhir Di Ruang I-C-U Rumah Sakit Umum Abdul Muluk Bandar Lampung.

Jaksa Pun Mendakwa Moulan Irwansyah Putra Dengan Menjeratnya Menggunakan Pasal 170 Ayat 2 Ke 1 Kuhp Dan Pasal 353 Ayat 3 Kuhp Junto Pasal 55 Ayat 1 Ke 1 Kuhpdengan Ancaman Hukuman Penjara Maksimal 7 Tahun .

Sidang Lanjutan Dari Perkara Ini Akan Digelar Pada Pekan Depan Di Pengadilan Negeri Tanjung Karang / Dengan Agenda Mendengarkan Keterangan Saksi . ( Tinus )