Majelis Taklim Rahmat Hidayat Gelar Dzikir Bersama

Tugu Adipura jadi lautan manusia pada Sabtu pagi kemarin, ribuan warga Kota Bandarlampung bersama Majelis Taklim Rahmat Hidayat antusias mengikuti doa kebangsaan bersama Maulana Al Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya.

Ribuan masyarakat Kota Bandarlampung yang memenuhi Bundaran Tugu Adipura terlihat khusyuk mengikuti lantunan selawat dan dzikir bersama. Majelis Taklim Rahmat Hidayat menggelar doa kebangsaan untuk mempersatukan umat Islam Lampung agar tidak terpecah belah menjelang pemilu 17 april nanti.

Mendekati hari pencoblosan masyarakat Lampung mulai terpolarisasi kepada dua calon presiden dan saling melemparkan isu-isu yang meningkatkan suhu politik. Hadirnya Maulana Al Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya pada doa kebangsaan kali ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif serta memperkokoh kesatuan umat, guna terciptanya situasi yang aman sebelum dan sesudah pemilihan umum.

Wali Kota Bandarlampung Herman HN yang turut mendampingi Maulana Al Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya bersama pimpinan Majelis Taklim Rahmat Hidayat Eva Dwiana menegaskan bahwa NKRI dan pancasila adalah harga mati yang tidak dapat ditawar lagi. (*)