Mai Kepergok Ekploitasi Anak

Seorang warga Menggala disidangkan di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Lantara ia diduga telah merekrut anak dibawah umur untuk dijadikan asisten rumah tangga di Jakarta, dengan upah 1 juta 5 ratus ribu rupiah.

Mai Fitriyani, harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang, dalam sidang perkara perlindungan anak, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Wanita usia 29 tahun ini, didakwa telah melanggar undang – undang perlindungan anak, yang diduga telah melakukan eksploitasi anak dibawah umur, untuk dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga di kota Jakarta, dengan janji upah 1 juta 5 ratus ribu rupiah per bulan.

Ibu 2 anak ini, mengaku sudah melarang korban untuk mendaftar sebagai pekerja, dikarenakan korban tak memenuhi syarat dan belum mencukupi umur, yang saat itu tengah menginjak usia 15 tahun.

Namun korban tetap meminta kepada terdakwa dengan alasan bahwa dirinya ingin membantu perekonomian keluarganya, sehingga terdakwapun akhirnya mengamini permintaannya, dan terdakwa membawanya menuju ke ibu kota.

Namun keluarganya gelisah karena ketika itu korban pergi tanpa pamit, yang akhirnya mengadu ke pihak kepolisian.

Beruntung petugas berhasil menggagalkan keberangkatannya ketika korban bersama dengan terdakwa hendak menyebrang di Pelabuhan Bakaheni menuju ke Merak, sehingga terdakwa pun ditangkap pada saat itu juga. (*)