Liones Wangsa Nilai Hakim Khilaf

Leones Wangsa, narapidana korupsi dalam proyek pembangunan pabrik es pada tahun anggaran 2012 silam, yang telah di vonis hakim dengan pidana penjara 1 tahun pada agustus lalu, kembali mengajukan PK atas putusan hakim yang dianggapnya sebuah ke khilafan.

Seorang bos tempat hiburan malam ternama di Kota Bandar Lampung, yang beberapa waktu lalu telah mendapatkan putusan dari hakim atas perkara yang ia lakukan, kembali mengajukan PK atau peninjauan kembali untuk vonis hakim yang memenjarakan dirinya, dan mewajibkannya membayar uang pengganti kerugian Negara 335 juta rupiah.

Vonis hakim yang lebih ringan dari tuntutan jaksa itu, ternyata tidak serta merta membuatnya nyaman, sehingga ia dan kuasa hukumnya menganggap bahwa uang pengganti sebanyak itu, seharusnya tidak dibebankan kepadanya.

Sebab terdapat terdakwa lain yang turut serta bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi tersebut, sehingga keputusan hakim tersebut dianggap sebuah kekhilafan.

Sementara gelaran sidang lanjutan dari PK ini, akan kembali dilaksanakan pada minggu depan, di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang Bandar Lampung. (*)