KPU Rangkul Dewan Pers

Komisi Pemilihan Umum memfasilitasi partai politik peserta pemilu untuk melakukan iklan kampanye di berbagai media selama duapuluh satu hari.

Materi iklan kampanye yang difasilitasi oleh KPU berupa tulisan, gambar hingga suara. Dan KPU juga membatasi jumlah tayangan dan durasi iklan kampanye di berbagai media baik cetak ataupun elektronik.

Iklan kampanye partai politik ini memuat visi misi dan program serta tidak mengandung unsur sara dan hoaks, hal ini sesuai dengan peraturan KPU nomor 23 tahun 2018.

Untuk mengawasi jalannya iklan kampanye di media, KPU menjalin kerja sama dengan beberapa lembaga seperti dewan pers,komisi penyiaran,komisi informasi dan bawaslu.

Ketua bawaslu kota bandarlampung candrawansyah menegaskan bentuk pengawasan iklan kampanye di media dipastikan tidak akan merugikan peserta pemilu. (*)