KPU Gandeng Akademisi Wujudkan Pemilu Berkualitas

Komisi pemilihan umum menggandeng Civitas akademika untuk mewujudkan pemilu 2019 yang aman dan berkualitas lewat seminar nasional pemilu 2019 di ruang Rektorat Universitas Lampung, Kamis pagi.

Komisioner KPU pusat divisi hukum dan pengawasan, Hasyim As’yari, mengajak Civitas akademika untuk menyebarluaskan gagasan yang berdasarkan kajian para ahli yang berkecimpung dalam kegiatan kepemiluan, untuk bersama-sama menciptakan suasana kondusif di masyarakat menjelang tahun politik 2019.

Seminar nasional pemilu 2019 ini diikuti oleh KPU dan Bawaslu Provinsi Lampung, perwakilan partai politik serta kalangan akademisi dari Universitas Lampung, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Jambi, Universitas Sam Ratulangi, dan Universitas Sriwijaya.

Hasyim asy’ari mengatakan seminar nasional pemilu 2019 yang digelar di unila merupakan sebuah peluang bagi provinsi lampung untuk menggelar pemilu serentak yang lebih baik lagi. Pada pemilu 2014 lalu Lampung menjadi provinsi pertama di indonesia yang menggelar pemilu serentak.

Menyikapi praktik politik uang yang massif terjadi pada Pilkada lalu, Hasyim Asy’ari mendorong lembaga penyelenggara pemilu untuk menegakkan aturan dengan melakukan pembuktikan secara hukum bahwa praktik politik uang telah terjadi.

Selain penyelenggara pemilu, Hasyim Asy’ari juga mengimbau masyarakat memperkuat kultur sosial untuk bersama-sama menolak praktik politik uang.

Menjelang Pileg dan Pilpres di 2019, Hasyim Asy’ari meminta agar kegiatan-kegiatan politik di lingkungan pendidikan dikemas dalam nuansa akademik serta memberikan kesempatan yang setara kepada para peserta pemilu secara keseluruhan, sehingga tidak menimbulkan adanya dugaan keberpihakan. (*)